|
Wahyu Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
“Aku mengasihi kaum mukmin yang tak tersinggung hatinya karena Aku sudah menghapuskan agama Islam oleh karena mereka berkenan memandang kesalahan umat Islam yang cukup besar dan telah melampaui batas. Kuselamatkan mereka dan Kuberkati mereka dengan rahmat-Ku.
Adalah Aku, Allah, yang senantiasa menang. Dan akan Kukalahkan umat Islam sampai mereka tahu Aku tak bersama mereka lagi. Kukalahkan umat Islam dari yang memeranginya dan Kubiarkan mereka mengalami kegagalan atas usaha-usaha mereka melakukan unjuk kekuatan. Kukedepankan kesulitan-kesulitan terkini mereka sebagai perumpamaan tiadanya pemberkatan dari-Ku. Jadilah umat Islam yang rendah hati dan menerima salah. Karena bila itu yang mereka kedepankan, Aku akan iba dan mengasihani mereka.
Adapun itu nanti Kerajaan-Ku harus ditakzimi semua orang, terutama yang terlebih awal adalah bangsa Indonesia. Oleh karena itu, pentakziman itu sedianya harus diaminkan oleh seluruh bangsa Indonesia dan seluruh bangsa-bangsa.
Seandainya itu tak mau dipercaya, padahal Aku mengedepankan Kerajaan-Ku sebagai pembawa damai dan rahmat bagi semua umat dan bangsa-bangsa, maka tentu Aku berprakarsa sesuatu yang mau tak mau membuatmu menderita sekali. Karena segala ketetapan-Ku harus dipentingkan seluruh umat manusia.
Kutukan ini menyusul terhadap semua orang di seluruh dunia yang Kuwajibkan bertaat kepada-Ku di Kerajaan-Ku. Jangan ada penolakan terhadap Kerajaan-Ku lagi. Cukuplah hanya bangsa Indonesia yang tertimpa kutukan.
Sungguh Kujadikan Kerajaan-Ku dan Surga Eden itu milik seluruh bangsa-bangsa, bukan monopoli bangsa Indonesia saja. Bangsa Indonesia terkutuk karena telah menzalimi Kerajaan-Ku dan telah buruk sangka terhadap Malaikat Jibril dan Lia Eden. Tapi nun, Aku sedang menghakimi dan mensucikan negara dan bangsa Indonesia, tempat berdirinya Kerajaan-Ku. Oleh karena itu, terjadilah malapetaka-malapetaka dahsyat di negeri ini sampai semuanya mampu menyadari bahwa Aku-lah Tuhan Yang Berkuasa atas Kerajaan-Ku di negeri ini.
Dan tidaklah bangsa Indonesia sendiri yang memiliki Kerajaan-Ku dan Surga Eden. Itulah yang menyebabkan terjadinya pembinasaan terhadap semua orang yang Kuanggap tak boleh mewarisi Kerajaan-Ku ini, yaitu terhadap semua orang yang menolak Kerajaan-Ku dan terhadap orang-orang yang bergelimangan dosa. Sungguh Kerajaan dan Surga Eden-Ku ini tiadalah Pemiliknya selain Aku sendiri dan Kuwariskan kepada segenap bangsa-bangsa di dunia.
Adalah Aku yang segera akan menyadarkan bahwa kamu membutuhkan pertolongan-Ku. Kuberikan kepadamu penyakit gatal yang ganas, sangat cepat merebak dan tak mudah diobati. Penyakit gatal itu ganas dan daya jangkitnya cepat menyeluruh ke seluruh tubuh dan penderita merasakan gatal yang luar biasa.
Demi penjaminan ruh Kerajaan-Ku di atas bumi ini, dan demi menyatakan siapa-siapa yang bersalah telah menzalimi Kerajaan-Ku dan Rasul-Ku, Kutimpakan penyakit itu kepada mereka yang telah bersalah menzalimi Rasul-Ku. Dan tiadalah pertolongan bagi mereka. Api Eden sekalipun tak sanggup menyembuhkannya, demikian pun obat-obatan medis.
Sungguh mereka yang tertimpa gatal merasa tak dapat melepas diri sejenak pun dari deritanya. Kujadikan mereka sebagai kesaksian orang-orang yang zalim, yang tersiksa di Neraka dunia. Sebagaimana mereka itu dikenali sebagai orang-orang yang dengan sengaja menganggap Kerajaan-Ku dan Surga Eden-Ku hanya omong kosong. Mereka itu adalah orang-orang yang merasa dirinya sajalah yang paling benar dan tak mau menengok sedikit pun apa-apa yang sedang Kuturunkan pada saat ini dan tak pernah takut kepada Ancaman-ancaman-Ku melalui alam yang sudah nyata di hadapan matanya. Tapi mereka menyangka itu bukanlah murka-Ku atas perbuatan mereka.
Karena itu, Kujadikan penyakit gatal yang ganas dan akut agar mereka mengenali kutukan-Ku itu tertuju kepada mereka dan karena perbuatan mereka itu yang telah menzalimi Lia Eden, Muhammad Abdul Rachman dan Kerajaan-Ku.
Sucilah, bangsa Indonesia, dari apa-apa yang sedang terjadi. Ini adalah Maklumat tanggapan-Ku atas penentanganmu terhadap Kerajaan dan Surga-Ku. Maka Nerakalah yang sedang kau hadapi.
Sungguh tak ada cara lain untuk menyelamatkan diri dari terpaan rasa gatal yang luar biasa sehingga penderita merasakan putus asa dan lebih suka dibakar tubuhnya. Penderita dengan sendirinya merasa tubuhnya membutuhkan dibakar api. Sungguh inilah pembalasan-Ku atas fitnah yang menimpa Utusan-Ku, Lia Eden.
Obat-obatan terkini tak menjamin kesembuhan. Betapa Aku hanya memberikan mukjizat kesembuhan melalui terapi pembakaran api suci Eden. Sehingga hanya kepada Eden-lah harapan penyembuhannya.
Dan Aku menyadarkanmu bahwa Kerajaan-Ku benar-benar ada dan Aku memang sedang berfirman lagi kepada umat manusia melalui Kerajaan-Ku. Dan jadilah umat manusia yang percaya Aku Tuhan Maha Penyembuh dan sedang membela Kerajaan-Ku yang diingkari.
Jadilah, maka jadilah mukjizat penyembuhan penyakit oleh api suci Eden! Kuturunkan kepada umat manusia yang telah tinggi ilmu pengobatannya, suatu yang tak terduga yaitu pembasmian kuman dengan api yang dibakarkan ke tubuh, dan itulah api pensucian. Sungguh api itu kini sangat mudah meluap menghanguskan gedung-gedung dan harta dan manusia serta hutan-hutan karena Kujadikan itu sebagai kekuatan tulah fitnah terhadap Lia Eden dan sekaligus sebagai pensucian bangsa Indonesia.
Sucilah bangsa Indonesia dari kekualatanmu terhadap pengingkaran Kerajaan-Ku.”
Jakarta, 5 September 2006
|