Aku Tuhan yang Maha Sempurna, pemilik Kerajaan Surga. Dan kau hamba-Ku yang melayani-Ku di Surga ini. Dan kau adalah Kuangkat sebagai seorang penghulu, hakim sekaligus raja dan ratu.
Kau Kusumpah untuk menghadirkan Kerajaan dan Surga-Ku. Kau Kusumpah menjadi raja dan ratu di Kerajaan-Ku Eden. Kau Kusumpah menjadi orang yang teradil dan terbenar. Dan kau tak akan menjadi raja dan ratu di Kerajaan-Ku sekiranya kau bersalah karena tak mengindah-kan kebenaran yang sepatutnya.
Maka setiap kali, kajilah segala kesalahan dan kebenaran hingga rinci dan teradil serta terbenar. Dan kajilah setiap kebajikan yang dihadapinya. Dan pertimbangkan semua dalil-dalilnya sehingga kamu takkan terlupa karena Hukuman-Ku.
Sungguh Aku akan mencabut nyawamu, Kucabut tahtamu kapan saja bila kau berbuat salah. Dan bila itu mengakibatkan celaka bagi sebuah kaum, maka tiadalah yang lain selain Aku membakar dirimu hingga hangus dan menjadi abu.
Tidaklah kau akan menjadi malaikat dan ratu, malaikat di Surga kalau kau belum suci sesuci Ruhul Kudus. Dan bila kau telah Kunobatkan sebagai raja dan sekaligus ratu di Kerajaan Eden ini, itu karena Aku telah memantaskan pensucian dosamu itu telah cukup baik dan total. Oleh karena itu, hari ini Aku berketetapan menempatkan kamu sebagai raja sekaligus ratu di Kerajaan Eden.
Itulah Ketetapan-Ku hari ini di dalam Sumpah-Ku Yang Maha Kuat, sekuat Kerajaan Eden di atas bumi, sekuat tongkat wahyu yang selalu akan mengiringi Firman-firman-Ku. Dan Aku akan menjadikan kamu manusia yang teragung dan keramat, sakral, mulia dan terhormat. Namun tetap rendah hati, sederhana dan yang tetap bisa menangis bila sedih dan terharu. Dan yang tertawa renyah bila sedang berbahagia.
Tidaklah kamu duduk di atas tahta singgasana ini sambil menunggu segala masalah. Namun kamu hanya akan selalu bereaksi dan beraktivitas sesuai dengan Rencana-Ku dan Petunjuk-petunjuk-Ku. Maka jadilah kamu raja dan sekaligus ratu di Surga yang patut, yang keramat, bertulah dan bertuah, yang bertulah keras dan yang bertuah juga sangat besar.
Bahagiakanlah orang-orang yang kudus dan kecamlah orang-orang yang berdosa. Dan sebutkan dosa-dosa itu hingga polos. Sebutkanlah kebenaran itu pula secara polos dan murni. Lalu buatlah pertimbangan-pertimbangan seapa adanya dari kesalahan maupun kebenaran.
Setelah itu, sebutkanlah apa-apa pertimbangan itu dan Pertimbangan-Ku, pertimbangan manusiawi dan pertimbangan Tuhan. Padukan keduanya dan carilah titik keadilannya sampai kebenaran itu terpuji dan kesalahan itu terhukum secara adil.
Dan Kujadikan kau sebagai seorang wanita yang digdaya, yang berperasaan halus, yang keras dalam menghukum, namun yang akan memuji dan menghormati yang benar dan menghadiahi mereka.
Kuhadirkan dan Kuberikan seluruh mahkota yang Kusediakan untukmu dengan simbol bermahkota ini, dengan mahkota emas yang sederhana itu. Namun di dalamnya ada makna Aku memahkotai seluruh mahkota yang Kusediakan untukmu demi mengamankan dunia, menyatukan agama-agama, menyelesaikan segala perselisihan dan permusuhan, menghentikan peperangan, memupuk perdamaian dan mentauhidkan semua agama dengan umatnya.
Kuhadirkan dan Kutanamkan di dalam dirimu kebijaksanaan, kebijaksanaan yang kukuh dan kebajikan yang membias. Kuhadirkan kepada-mu kekuatan gaib yang dahsyat, yang akan menjadikan kamu terpuji dan terpercaya. Ku-berikan kepadamu kekuatan gaib yang terbaik, yang bertanda ke-Ilahi-an. Dan Kulapangkan rezeki selapang-lapangnya agar kau mandiri dan bertahta.
Kujadikan kamu sebagai raja dan ratu yang terkaya, yang maha kaya sehingga kau mandiri mengatasi segala hal yang diperlukan umat manusia dan bangsa-bangsa. Kujadikan kau ratu dan raja yang terkaya dan maha kaya karena kau disembah oleh seluruh umat yang ingin membahagiakanmu, sementara kau harus menolong semua orang dalam penderitaannya. Karena bila Aku adalah Tuhan Semesta Alam yang Maha Kaya, maka bila kau adalah ratu di Kerajaan-Ku maka kau adalah raja dan ratu dan niscaya maha kaya.
Dan kau akan sangat terpuji dan dimuliakan sebagaimana yang telah kau baca di Weda. Itu-lah kamu, Dewi Usas, Dewi Fajar, Dewi Bumi. Dan kau tak akan menderita karena kau adalah ratu di Surga-Ku.
Jadilah, maka jadilah. Jadilah Ketetapan-Ku menunjukmu sebagai raja dan sebagai ratu dan sebagai hakim-Ku. Jadilah, maka jadilah. Maka jadilah Kerajaan-Ku di atas bumi yang tiada tertandingi dan maha berkuasa. Itulah Ketetapan-Ku pada hari ini. Amin.
Mahoni, 3 November 2005 – Pukul: 09.53